Example floating
Example floating
Kota Bekasi

Warga Perwira Tolak Rencana Penggusuran Bangli, Ketua Rw: Ga ada Solusi buat Warga

Logo Ini Bekasi (1)
×

Warga Perwira Tolak Rencana Penggusuran Bangli, Ketua Rw: Ga ada Solusi buat Warga

Sebarkan artikel ini

Inibekasi.com – Langkah Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi untuk meniru kebijakan penggusuran yang dipopulerkan oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, justru menimbulkan gejolak di tengah warga.

Sejumlah pihak menilai kebijakan ini lebih banyak menimbulkan masalah ketimbang solusi yang diharapkan.

Seperti Ketua RW 03, Wahyudi, secara tegas menolak kebijakan penggusuran yang rencananya akan dilakukan oleh Pemkot Bekasi melalui Kelurahan Perwira, Kecamatan Bekasi Utara.

Ia menyebut langkah ini sebagai kebijakan yang terburu-buru dan berpotensi merugikan warga setempat.

“Saya akan berdiri paling depan untuk menjaga warga RW 03,” kata Wahyudi, Jumat (29/5/2025).

Ia menilai, proyek pembangunan taman dan gapura yang menjadi dalih penggusuran belum jelas arahnya.

Wahyudi mengungkapkan bahwa ia sudah berkoordinasi dengan pihak kecamatan untuk membahas rencana penggusuran bangunan liar di wilayah RT 01 RW 03.

Namun, ia tetap menegaskan sikapnya untuk menolak rencana tersebut.

“Kami menolak dengan tegas rencana penggusuran ini,” ungkapnya.

Baginya, kebijakan tersebut hanya akan menambah penderitaan masyarakat yang terdampak.

Menurut Wahyudi, ada ketidakpastian yang membayangi rencana pembangunan pascapenggusuran.

Ia mempertanyakan kesiapan pemerintah daerah dalam menyediakan fasilitas pengganti bagi warga yang terdampak.

“Saya menolak karena tidak ada kejelasan anggaran pembangunan jalan yang menghubungkan Perumahan Bintang Metropolitan hingga Vila Mas Garden di APBD Kota Bekasi,” paparnya.

Lebih jauh, ia juga mengkhawatirkan jika penggusuran dilakukan tanpa perencanaan yang matang, warga akan kehilangan tempat tinggal sekaligus penghasilan.

Ia meminta pemerintah memikirkan nasib warga sebelum mengambil keputusan.

“Saya kasihan jika warga kehilangan tempat tinggal dan mata pencaharian secara mendadak,” keluhnya.

Ia mendesak agar Pemkot Bekasi memiliki perencanaan yang jelas dan berpihak kepada rakyat.

Wahyudi berharap pemerintah tidak hanya memikirkan estetika kota, tetapi juga memperhatikan dampak sosial yang muncul.

“Jika memang ada rencana penggusuran, seharusnya pemerintah menyiapkan solusi yang manusiawi bagi warga,” pungkasnya. (ih)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *