Inibekasi.com – Ketua DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Bekasi, Ahmad Rivai, mengapresiasi strategi konsolidasi politik yang dijalankan Ketua DPC PAN Bekasi Utara, Lukman Hakim, dalam menjaga soliditas kader dan memperkuat basis dukungan di tingkat akar rumput.
Menurutnya, konsistensi dalam membangun hubungan dengan kader dan masyarakat menjadi modal penting bagi PAN untuk menjaga kekuatan organisasi sekaligus mempersiapkan agenda politik mendatang.
Rivai menilai wilayah Bekasi Utara dan Pondok Gede memiliki potensi sebagai percontohan gerakan politik berbasis akar rumput bagi PAN di Kota Bekasi.
Penilaian tersebut didasarkan pada tingginya partisipasi masyarakat dalam berbagai kegiatan partai serta loyalitas kader dan simpatisan yang dinilainya menjadi kekuatan tersendiri bagi organisasi.
“Bekasi Utara dan Pondok Gede itu salah satu basis PAN. Percontohan. Karena memang setiap kegiatan di Utara ramai, dan ramainya itu bukan karena orang dibayar, melainkan karena loyalitas. Termasuk di Pondok Gede, sama. Beliau ini luar biasa pergerakannya, luar biasa. Makanya sayang kalau kita tinggal,” kata Ahmad Rivai dalam keterangannya, Senin (26/10/2026).
Menurut Rivai, penguatan basis politik tidak cukup dilakukan melalui kegiatan menjelang pemilihan umum. Partai perlu membangun komunikasi yang berkelanjutan dengan kader dan masyarakat agar hubungan yang terbentuk tidak hanya bersifat elektoral, tetapi juga menjadi fondasi bagi keberlangsungan organisasi di tingkat lokal.
“Ya, paling terkait ini saja, bagaimana kita menguatkan akar rumput. Kita punya tagline, ‘Merawat Akar Menuju Masa Depan,” ungkapnya.
Pernyataan tersebut menempatkan konsolidasi akar rumput sebagai salah satu strategi penting dalam pengembangan organisasi PAN Kota Bekasi. Melalui penguatan struktur di tingkat kecamatan dan kedekatan dengan masyarakat, partai diharapkan mampu menjaga soliditas internal sekaligus membangun dukungan secara berkelanjutan.
Di sisi lain, dinamika internal PAN Kota Bekasi juga berkaitan dengan isu pergantian antarwaktu (PAW) anggota DPRD Kota Bekasi.
Rivai menyatakan proses terkait posisi Abdul Muin, yang saat ini menjabat sebagai anggota DPRD Kota Bekasi, masih menunggu keputusan Mahkamah Partai.
Dengan demikian, kemungkinan perubahan komposisi keanggotaan legislatif tersebut belum dapat dipastikan sebelum ada keputusan resmi.
“Iya, kami masih menunggu keputusan Mahkamah Partai. Pada intinya, di setiap wilayah nanti akan ada PAW juga,” ungkap Rivai.
Pernyataan tersebut membuka perhatian terhadap kelanjutan proses PAW yang dikaitkan dengan Lukman Hakim.
“Namun, peluang Lukman untuk menggantikan Abdul Muin belum dapat dipastikan hanya berdasarkan pernyataan tersebut karena prosesnya masih menunggu keputusan Mahkamah Partai dan ketentuan administratif yang berlaku,” paparnya.
Sementara itu, Ketua DPC PAN Bekasi Utara, Lukman Hakim, menyatakan kesiapannya apabila mendapat amanah untuk menjalankan tugas sebagai anggota legislatif DPRD Kota Bekasi.
Meski demikian, ia menegaskan bahwa fokusnya saat ini masih diarahkan pada penguatan organisasi dan konsolidasi politik PAN di tingkat kecamatan.
Alex Jiblo sapaan Lukman Hakim ini mengaku ingin memastikan gerakan politik di tingkat DPC Bekasi Utara terus berjalan dan memiliki dukungan organisasi yang solid. Penguatan kader, koordinasi internal, serta pemeliharaan hubungan dengan masyarakat menjadi bagian penting dalam membangun basis politik yang berkelanjutan.
Dengan konsolidasi akar rumput yang terus dilakukan, PAN Kota Bekasi memiliki peluang memperkuat organisasi di tingkat lokal.
Namun, keberhasilan strategi tersebut tetap bergantung pada konsistensi kerja kader, keterlibatan masyarakat, serta kemampuan partai menjaga kepercayaan publik. Adapun perkembangan mengenai PAW anggota DPRD Kota Bekasi masih perlu menunggu keputusan resmi dari mekanisme internal partai dan proses sesuai peraturan yang berlaku. (*)
