Example floating
Example floating
BeritaKota BekasiPemerintah

Sempat Ditegur Dewan Sudjatmiko dan Rizkitop, Summarecon Akhirnya Buka Akses Jalan Warga

Logo Ini Bekasi (1)
×

Sempat Ditegur Dewan Sudjatmiko dan Rizkitop, Summarecon Akhirnya Buka Akses Jalan Warga

Sebarkan artikel ini

Inibekasi.com — Akses jalan yang menghubungkan RW 03 dan RW 10 di Kelurahan Margamulya, Bekasi Utara, akhirnya resmi dibuka kembali oleh pengembang PT Summarecon Bekasi.

Pembukaan ini merupakan hasil koordinasi intensif antara warga, Pemerintah Kota Bekasi dalam hal ini Kelurahan Margamulya, serta dukungan dari Anggota DPR RI H. Sudjatmiko dan Anggota DPRD Kota Bekasi Rizki Topananda.

Lurah Margamulya, Makpudin, menyampaikan bahwa akses jalan kini dapat digunakan warga setiap hari mulai pukul 06.00 hingga 21.00 WIB.

“Alhamdulillah, akses jalan kini telah dibuka kembali dengan pembatasan waktu demi kenyamanan dan keamanan warga,” kata Makpudin melalui pesan tertulis, Minggu (9/5/2025).

Keputusan ini disambut baik oleh Rizki Topananda, Sekretaris Komisi I DPRD Kota Bekasi, yang turut mengawal aspirasi masyarakat sejak awal.

“Ini adalah bukti nyata kolaborasi antara warga, pemerintah, dan aparat. Semoga pembukaan akses ini memudahkan aktivitas harian warga,” ujarnya.

Sementara itu, H. Sudjatmiko, Anggota DPR RI, juga menyampaikan apresiasinya kepada pengembang yang telah menanggapi dengan cepat usulan warga.

“Beberapa waktu lalu saya menyampaikan melalui video dan komunikasi langsung bahwa jalan ini penting bagi mobilitas warga. Saya bersyukur Summarecon merespons secara dengan cepat,” jelasnya.

Kemudian, Ketua RW 03, Amsar, menyampaikan rasa terima kasih mewakili warga Rawa Bugel atas perhatian semua pihak.

“Kami mengapresiasi Kelurahan Margamulya, serta Pak Sudjatmiko dan Pak Rizki yang mengawal hingga akses dibuka kembali,” ungkap Amsar.

Pembukaan jalur ini diharapkan mampu mengurangi kemacetan, mempercepat mobilitas, dan meningkatkan konektivitas antarwilayah.

Langkah ini juga menjadi contoh baik sinergi antara masyarakat, pemerintah, dan wakil rakyat dalam menyelesaikan persoalan infrastruktur secara damai dan kolaboratif. (IH)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *