Inibekasi.com – Kebakaran hebat yang melanda Pasar Bojong Gede, Kecamatan Kedung Waringin, Kabupaten Bekasi pada Selasa (20/5/2025), menghanguskan setidaknya 164 bangunan. Peristiwa ini menyisakan keprihatinan mendalam bagi warga dan pedagang yang menggantungkan hidupnya di pasar tersebut.
Api yang diduga berasal dari korsleting listrik di sebuah rumah makan, dengan cepat menyebar dan menghanguskan area pasar. Hingga pagi keesokan harinya, kobaran api masih tampak di beberapa titik yang mudah terbakar.
Menanggapi peristiwa tersebut, Bupati Bekasi, Ade Kuswara Kunang, langsung meninjau lokasi untuk melihat kondisi terbaru pascakebakaran. Ia menyampaikan langkah cepat dan strategis dari pemerintah daerah untuk membantu para pedagang yang terdampak.
“Kita akan segera merapikan puing-puing dan membuat tempat sementara, meskipun tidak permanen, agar masyarakat bisa kembali berdagang,” ujar Bupati Ade Kunang di lokasi kejadian.
Dalam jangka panjang, Pemerintah Kabupaten Bekasi berkomitmen untuk membangun kembali Pasar Bojong Gede agar lebih baik dan layak bagi aktivitas perdagangan.
“Saya akan turun langsung, melibatkan camat Kedung Waringin dan camat lainnya. Sebagai pemimpin, kita harus hadir di tengah masyarakat dan mencari solusi. Insyaallah, ke depan pasar ini akan dibangun kembali dengan lebih baik agar masyarakat bisa berdagang dengan nyaman,” tegasnya.
Selain menyoroti kondisi pasar, Bupati Ade juga mencatat perlunya perbaikan pada bangunan kantor UPTD setempat yang dianggap tidak layak.
Saat ini, prioritas pemerintah adalah membersihkan puing-puing agar para pedagang dapat segera melanjutkan aktivitas ekonomi mereka.
“Pemerintah Kabupaten Bekasi berkomitmen membantu para pedagang yang terdampak agar bisa pulih dan bangkit dari musibah ini,” tutupnya.
Proses pembangunan pasar akan dimulai setelah tahap pembersihan dan penataan sementara selesai dilakukan. (IH)











