Inibekasi.com – Banjir kembali melanda sejumlah wilayah di Kota Bekasi pada Sabtu (10/5/2025), menyusul hujan yang mengguyur sejak siang hari.
Meskipun intensitas hujan tidak terlalu tinggi, luapan air dari Kali Bekasi menyebabkan genangan di kawasan tepian sungai, termasuk Kampung Lebak dan Teluk Pucung di Bekasi Utara.
Genangan air juga dilaporkan meluas ke titik-titik rawan lainnya, seperti Medan Satria dan Bekasi Timur.
Menanggapih al tersebut, Ketua DPRD Kota Bekasi, Sardi Efendi, mengingatkan dinas terkait dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk segera bertindak membantu warga terdampak.
“Perlu penanganan komprehensif, mengingat banjir tidak hanya disebabkan oleh air kiriman tetapi juga curah hujan tinggi,” ujar Sardi pada Sabtu (10/5/2025).
Sardi menekankan pentingnya sinergi antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk menyusun solusi jangka panjang agar masalah banjir tidak terus berulang.
Ia juga mengingatkan bahwa Peraturan Daerah (Perda) tentang Sistem Drainase telah disahkan dan harus segera diimplementasikan melalui peraturan wali kota.
“Dengan langkah konkret, semoga banjir di Bekasi bisa dikendalikan dan warga tidak terus menerus terdampak,” ungkapnya.
Sebelumnya, pada Maret 2025, banjir serupa juga terjadi di Kampung Lebak, Teluk Pucung, Bekasi Utara, dengan ketinggian air mencapai 1 meter dan berdampak pada 150 kepala keluarga. BPBD Kota Bekasi mencatat bahwa air mulai masuk ke permukiman sekitar pukul 01.39 WIB, memaksa warga mengungsi ke tempat yang lebih aman.
Ketua DPRD Bekasi berharap kolaborasi semua pihak dapat meminimalisir dampak banjir di masa mendatang dan meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana serupa. (IH)











