Example floating
Example floating
Komunitas

Munas Terbatas IKAWANGI Pusat Tetapkan Rusdi Maksum sebagai Ketua Umum

Logo Ini Bekasi (1)
×

Munas Terbatas IKAWANGI Pusat Tetapkan Rusdi Maksum sebagai Ketua Umum

Sebarkan artikel ini
Munas terbatas Ikawangi Pusat
Dok. Belambangan.com

Inibekasi.com | Jakarta — Pembentukan Forum Komunikasi dan Silaturahmi Ikawangi Nusantara menjadi pekerjaan rumah besar yang belum terlaksana oleh pengurus Ikatan Keluarga Banyuwangi (IKAWANGI) Pusat periode 2022–2025. Hal ini disampaikan oleh Ketua Umum Ikawangi Pusat, Mayjen (Purn) Rusdi Maksum, dalam laporan pertanggungjawabannya pada Sidang Pleno Musyawarah Nasional (Munas) Terbatas Ikawangi Pusat di Jakarta, Minggu (19/10/2025).

Menurut Rusdi, forum tersebut direncanakan sebagai wadah untuk mempererat jaringan warga Banyuwangi di seluruh Indonesia. “Salah satu target kami adalah membangun jejaring Ikawangi di tingkat nasional. Bahkan, sempat melibatkan beberapa tokoh seperti Pak Abdullah Azwar Anas dan Pak Arief Yahya, namun pelaksanaannya belum bisa terwujud,” ujarnya dalam sidang yang digelar di Resto Ikan Bakar Banyuwangi, Rawamangun, Jakarta, seperti dilansir belambangan.com, situs berbahasa Using ini.

Dalam Munas Terbatas ke-6 itu, hanya ada satu calon yang mendaftar sebagai Ketua Umum. Melalui proses aklamasi, para peserta secara bulat kembali memilih Mayjen (Purn) Rusdi Maksum untuk melanjutkan kepemimpinan Ikawangi Pusat pada periode kedua.

Sidang pleno dipimpin oleh sesepuh Ikawangi, Hafandi Noer, didampingi sekretaris sekaligus anggota Suryanto serta anggota Ansorik, yang juga menjabat sebagai Ketua Korwil Depok. Penetapan dilakukan secara mufakat karena calon tunggal dinilai layak untuk melanjutkan kepemimpinan organisasi.

Sebelum dinyatakan demisioner, Rusdi menyampaikan laporan pertanggungjawaban di hadapan jajaran pembina, penasihat, dan para koordinator wilayah (korwil). Hadir pula sejumlah tokoh senior seperti Sutarjianto dan Bambang Sugiyono, yang pernah memimpin Ikawangi selama tiga periode sebelum Rusdi.

Selain pengurus pusat, Munas juga dihadiri perwakilan dari berbagai korwil, di antaranya Jakarta Pusat, Jakarta Utara, Jakarta Selatan, Jakarta Timur, Bekasi, Depok, Tangerang Raya, Tangerang Selatan, Kapursuci (Karawang, Purwakarta, Subang, Cikampek), dan Cisera (Cilegon, Serang). Beberapa kelompok masyarakat (Pokmas) turut berpartisipasi, seperti Magenta (Masyarakat Genteng dan sekitarnya), Gowes Ikawangi, dan Prajurit Blambangan. Selain itu, disebut pula Pokmas Ikabaru (Ikatan Warga Kalibaru) dan Arisan Pesanggaran.

Ikawangi Pusat juga telah menerbitkan Surat Keputusan (SK) untuk beberapa wilayah baru, seperti Ikawangi Banggai, Teluk Bintuni di Papua, serta Jember. Karena hanya dihadiri oleh 14 dari total 20 anggota yang tercatat, pertemuan kali ini disebut sebagai Munas Terbatas. Namun, secara keanggotaan, sidang tersebut tetap dinyatakan sah.

Dalam arahannya, Rusdi menekankan pentingnya regenerasi di tubuh Ikawangi. Menurutnya, keberlanjutan organisasi tidak hanya ditentukan oleh pemilihan ketua umum, tetapi juga dengan melibatkan generasi muda keturunan Banyuwangi yang lahir dan tumbuh di luar daerah. “Kita harus mengajak anak-anak muda untuk aktif di Ikawangi, agar semangat kebersamaan warga Banyuwangi tidak terputus oleh zaman,” tegasnya.

Sementara itu, sesepuh Hafandi Noer mengusulkan penyederhanaan nama organisasi dari “Ikawangi Pusat Jakarta” menjadi “Ikawangi Pusat”. Menurutnya, Ikawangi kini telah dikenal secara nasional, sehingga tidak lagi perlu membawa nama kota tertentu.

“Mudah-mudahan program yang belum terlaksana di periode sebelumnya dapat diwujudkan dalam tiga tahun ke depan,” harap Rusdi menutup sambutannya.

Sebelum sidang pleno dimulai, acara diawali dengan potong tumpeng sederhana untuk memperingati hari jadi Ikawangi Pusat yang ke-53. Organisasi ini didirikan pada 16 September 1972. Karena perayaan resmi tidak sempat digelar pada tanggal tersebut, prosesi pemotongan tumpeng disisipkan dalam agenda Munas.

Dengan semangat kebersamaan dan tekad memperkuat jaringan diaspora Banyuwangi di seluruh Nusantara, Ikawangi Pusat berkomitmen untuk terus berbenah dan berkontribusi bagi masyarakat perantau asal Bumi Blambangan.[]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *